Ahli Pertama - Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur

natinedJs ⓚ2020 Berdasarkan Peraturan Menpan RB N0 37 Tahun 2020, Jabatan Fungsional Analisis Sumber Daya Manusia. Jabatan fungsional Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur atau disebut dengan Jabatan Fungsional Analisi SDM Aparatur merupakan jabatan yang bertanggung jawab dan mempunyai wewenang untuk pengelolaan SDM dengan ruang lingkup dan tugas kerja untuk mengelola SDM. Aparatur melakukan kegiatan perumusan analisis, evaluasi, pengembangan, asistensi, konsultasi dan penyusunan saran kebijakan dalam konteks kebutuhan dan kepentingan terkait SDM terbaik bagi organisasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan praktik SDM profesional.



Jabatan Fungsional kategori keahlian, jenjang jabatan fungsional analisis SDM. Menjadi tugas yang di emban dalam jabatan ini. Jabatan ini terdiri atas;
  • Analisis SDM Aparatur Ahli Pertama;
  • Analisis SDM Aparatur Ahli Muda;
  • Analisis SDM Aparatur Ahli Madya; dan
  • Analisis SDM Aparatur Ahli Utama. 
Tugas Jabatan Ahli Pertama - Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur

Tugas Jabatan Fungsional Analisis SDM Aparatur yaitu melakukan pengelolaan sistem SDM Aparatur melalui kegiatan-kegiatan atau pekerjaan perumusan, analisis, evaluasi, pengembangan, asistensi, konsultasi dan penyusunan saran kebijakan dalam wilayah pekerjaan ini. Dalam pengembangan karir di pekerjaan ini maka harus melaksanakan butir uraian tugas jabatan Ahli Pertama sesuai unsur dan sub unsur kegiatan yang telah diatur dalam peraturan perundangan.

Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Analisis SDM Aparatur yang dapat dinilai angka kreditnya antara lain;
  • Sistem manajemen ASN
  • Manajemen sumber daya aparatur strategik dan reformasi birokrasi.
  • Analisis dan rancangan organisasi publik
  • Proses dan analisis kebijakan bidang sumber daya manusia aparatur.
Subunsur dari unsur kegiatan Jabatan Fungsional Analisis SDM Aparatur sebagaimana dimaksud diantaranya;
  • Penyusunan dan penetapan kebutuhan ASN.
  • Pengadaan ASN.
  • Pangkat dan jabatan ASN;
  • Pengembangan karir ASN;
  • Pola karir ASN;
  • Promosi ASN;
  • Mutasi ASN;
  • Penugasan ASN;
  • Pengembangan kompetensi ASN;
  • Penilaian kerja ASN.
Uraian Tugas Jabatan Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama.

Uraian kegiatan atau uraian tugas Jabatan Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama sesuai dengan jenjang jabatan masing-masing ditetapkan dalam butir kegiatan. Berikut beberapa butir lingkup pekerjaan jabatan termaktub;
  • Menyusun kebutuhan ASN sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan.
  • Menyusun rancangan pengadaan ASN sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan.
  • Menyusun kerangka kerja pangkat dan jabatan ASN sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan.
  • Menyusun kerangka kerja pengembangan karir ASN sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan.
  • Menyusun pola karir ASN sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan.
Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia adalah rangkaian aktivitas organisasi yang di arahkan untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja yang efektif. Beberapa ahli berpendapat bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia adalah pengakukan tentang pentingnya tenaga kerja organisasi sebagai sumber daya manusia yang sangat penting dalam memberi kontribusi bagi tujuan-tujuan organisasi, dan penggunaan beberapa fungsi dan kegiatan untuk memastikan bahwa SDM tersebut digunakan secara efektif dan adil bagi kepentingan individu, organisasi dan masyarakat. Kaswan (2012: 6) mendefinisikan manajemen sumber daya manusia dengan pengertian, sebagai berikut: MSDM merupakan bagian dari manajemen yang meliputi antara lain perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan lain-lain. 

Menurut Edy Sutrisno (2016) manajemen sumber daya memiliki tujuan meliputi :
  • Memberikan peninjauan pengelolaan dalam membentuk kebijakan guna memberi kepastian jika perusahaan memiliki seorang yang bermotivasi. 
  • Menunjang perkembangan menyeluruh untuk perusahaan dan strategi perusahaan.
Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

MSDM adalah suatu sistem yang merupakan bagian dari proses kegiatan yang paling adil atau netral. Pada dasarnya hal tersebut dapat dikatakan sebagai satu kesatuan rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan. Agar fungsi kerja MSDM berjalan lancar terdapat fungsi-fungsi penyerta

Fungsi-fungsi MSDM antara lain;
  • Perencanaan: Kegiatan memperkirakan tentang keadaan tenaga kerja, agar sesuai dengan kebutuhan organisasi secara efektif dan efisien, dalam membantu terwujudnya tujuan.
  • Pengorganisasian: Kegiatan untuk mengatur pegawai dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi, dan koordinasi dalam bentuk bagan organisasi.
  • Pengarahan dan pengadaan: Pengarahan adalah kegiatan memberi petunjuk kepada pegawai, agar mau kerja sama dan bekerja efektif serta efisien dalam membantu tercapainya tujuan organisasi. Sedangkan pengadaan merupakan proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi dan induksi untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dalam hal ini sesuai dengan pedoman dan peraturan perundangan.
  • Pengendalian: merupakan kegiatan mengendalikan pegawai agar menaati peraturan organisasi dan bekerja sesuai dengan rencana.
  • Pengembangan: merupakan proses peningkatkan ketrampilan teknis, teoritis, konseptual, dan moral pegawai melalui pendidikan dan pelatihan.
  • Kompensasi: merupakan pemberian balas jasa langsung berupa uang atau barang kepada pegawai sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada organisasi.
  • Pengintegrasian: merupakan kegiatan untuk mempersatukan kepentingan organisasi dan kebutuhan pegawai, agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.
  • Pemeliharaan: merupakan kegiatan pemeliharaan atau meningkatkan kondisi fisik mental dan loyalitas agar mereka mau bekerja sampai tujuan.
  • Kedisiplinan
  • Pemberhentian: merupakan putusnya hubungan kerja seorang pegawai dari suatu organisasi. 
Soal Latihan Uji Kompetensi

1. MSDM merupakan pengembangan SDM yang berfungsi melakukan perencanaan SDM, penerapan, perekrutan, pelatihan, pengembangan karir karyawan atau pegawai serta melakukan inisiatif terhadap pengembangan perusahaan atau organisasi. MSDM mencakup keseluruhan kebijaksanaan, praktik, dan sistem untuk mengelola SDM dalam organisasi dengan cara yang paling...

A. Efektif.
B. Murah.
C. Modern.
D. Ekonomis.
E. Tepat.

A. Efektif.

2. Salah satu tujuan perencanaan SDM adalah untuk menjamin...

A. Tersedianya karyawan dengan biaya serendah mungkin.
B. Tersedianya karyawan dengan jumlah yang banyak.
C. Jumlah dan tipe individu tersedia pada waktu dan tempat yang tepat.
D. Proses penarikan karyawan dengan metode paling modern.
E. Jawaban A dan C benar.

C. Jumlah dan tipe individu tersedia pada waktu dan tempat yang tepat.

3. Pada dasarnya tidak ada organisasi atau perusahaan yang tidak membutuhkan manajemen SDM atau HRD. Sumber daya manusia merupakan modal yang dimiliki organisasi yang harus dikembangkan. Pernyataan tersebut merupakan esensi dari teori...

A. Sumber daya berkelanjutan.
B. Modal manusia.
C. Pengembangan sumber daya.
D. Kelangkaan sumber daya.
E. Mempertahankan sumber.

B. Modal manusia.

4. Kualitas SDM menyangkut mutu dari tenaga kerja yang menyangkut kemampuan, baik berupa kemampuan fisik, intelektual, maupun kemampuan psikologis. Salah satu indikator untuk melihat tinggi rendahnya kualitas SDM adalah...

A. Output produksi.
B. Kondisi kesehatan yang dimiliki.
C. Kepemilikan aset pribadi.
D. Jumlah asupan kalori.
E. Semua jawaban benar.

B. Kondisi kesehatan yang dimiliki.

5. Pengembangan SDM adalah proses pengembangan keahlian seseorang melalui pengembangan organisasi dengan pelatihan personal yang berujuan meningkatkan kinerja. Pernyataan tersebut merupakan pengertian pengembangan SDM menurut...

A. Chris Rowley & Keith Jackson (2012).
B. R. Smith (1968).
C. Nadled & Nadler (1989).
D. Marcsick & Watkins (1994).
E. Swanson (1995).

E. Swanson (1995).

6. Manajemen ASN adalah...

A. Penyusunan dan penetapan kebutuhan, pengadaan, pangkat dan jabatan, pengembangan karir, pola karir, promosi, mutasi, penilaian kinerja, penggajian dan tunjangan, penghargaan, disiplin, pemberhentian, jaminan pensiun dan hari tua dan perlindungan.
B. PNS dan PPPK yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.
C. Pengembangan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, bersih dari praktik korupsi dan nepotisme.
D. Kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agar dan lainnya.
E. Semua salah.

A. Pengembangan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, bersih dari praktik korupsi dan nepotisme.

7. Proses untuk menentukan kebutuhan SDM agar tercipta jumlah dan penempatan SDM yang tepat guna dan bermanfaat secara ekonomis disebut sebagai...

A. Perencanaan SDM.
B. Pembangunan berkelanjutan.
C. Pembangunan ketenagakerjaan.
D. Analisis SDM.
E. Seleksi.

A. Perencanaan SDM.

8. Berdasarkan UU No 13 Tahun 2003 Pasal 35 ayat 1, tentang ketenagakerjaan, lembaga swasta dapat melaksanakan penempatan tenaga kerja asal memenuhi persyaratan...

A. Minimal berbentuk CV dan mendapat izin Bupati atau Walikota.
B. Minimal berbentuk PT dan mendapat izin Bupati atau Walikota.
C. Berbadan hukum dan mendapat rekomendasi Menaker.
D. Mendapat izin dari kepala daerah atau instansi terkait di bidang ketenagakerjaan.
E. Berbadan hukum dan mendapat izin dari instansi terkait bidang ketenagakerjaan.

E. Berbadan hukum dan mendapat izin dari instansi terkait bidang ketenagakerjaan..

9. Fokus dari IPM atau indeks pembangunan manusia ialah faktor...

A. Pembangunan berkelanjutan, pemberian subsidi, tingkat partisipasi angkatan kerja.
B. Pendidikan, kesehatan, dan pendapatan.
C. Pemerataan pembangunan, perbaikan, sarana prasarana pembangunan.
D. Kebijakan bantuan subsidi, penurunan harga, tingkat melek huruf.
E. Pendapatan dan penggurangan angka pengangguran.

B. Pendidikan, kesehatan, dan pendapatan.

10. Keberhasilan jangka panjang suatu perusahaan tidak lagi ditentukan oleh model, teknologi dan infrastruktur melainkan faktor intangible, diantaranya...

A. Profitabilitas.
B. Karyawan inovatif.
C. Biaya produksi.
D. Market share.
E. Semua jawaban benar.

B. Karyawan inovatif.

Previous Post Next Post