Cara Menghitung Dosis dan Konsentrasi Pestisida

 natinedJs ⓚ Penggunaan pestisida tidak dapat dilakukan dengan cara yang sembarangan. Terdapat perhitungan untuk menentukan seberapa banyak larutan yang digunakan dalam proses aplikasi di lapangan. Dengan perhitungan yang baik penerapan pest management tidak akan menimbulkan bahaya resistensi dan residu. Sehingga pengelolaan hama dan penyakit pada tanaman berdampak pada pengendalian berkelanjutan. Tanaman dapat tumbuh baik karena hama dan penyakit dapat di tekan populasinya. Dalam artikel ini kita akan membahas perhitungan penggunaan pestisida di lapangan.



Dosis

Dosis adalah jumlah pestisida yang digunakan untuk menyemprot area dengan luas 1 Ha satuan L/Ha. Kg/Ha. Satuan tersebut apabila dilihat dari Liter berarti pestisida adalah larutan dicampur dengan air dalam knapsack sedangkan Kg adalah bubuk atau butiran yang dicampur dengan air. 

Rumus : Dosis = konsentrasi x volume semprot

Contoh :

Terdapat lahan 1 Ha, volume semprot 400 L/Ha dengan konsentrasi 2 mL/L. Berapakah dosis yang digunakan?

- Dosis = konsentrasi x volume semprot
            = 2 mL/L x 400 L/Ha
            = 800 L/Ha
            = 0,8 ml/Ha

Konsentrasi

Konsentrasi adalah jumlah pestisida yang dilarutkan dalam 1 liter air satuan ml/L, mg/L. Satuan dalam konsentrasi sudah merupakan larutan. Konsentrasi memperlihatkan jumlah pestisida ml per 1 Liter air. Beberapa alat semprot biasanya menggunakan tabung 25 L.

Rumus : Konsentrasi = volume semprot / dosis

Volume Semprot

Volume semprot adalah jumlah air dan pestisida yang digunakan untuk menyemprot area 1 Ha tanaman.

Rumus : Volume semprot = dosis / konsentrasi  

Contoh :

Terdapat lahan 1 Ha, dosis yang ingin digunakan 1 L/Ha dan konsentrasi 2 ml/L. Berapakah volume semprot (jumlah air dan pestisida untuk 1 Ha)?.

- VS = dosis / konsentrasi
        = 1 L/Ha / 2 mL/L (samakan satuan pembilang)
        = 1.000 mL/Ha / 2 mL/L
        = 500 L/Ha 

Volume semprot 500 L/Ha sehingga untuk tabung 25 Liter berarti dibutuhkan 20 x pengisian dan penyemprotan.


Post a Comment

Previous Post Next Post