Komponen Alat Irigasi Rumah Kaca Pertanian Berbagai Komoditas

 natinedJs ⓚ Irigasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional greenhouse. Efisiensi menjadi fokus dalam penerapan irigasi. Penyediaan air secara buatan bertujuan untuk menyesuaikan kebutuhan air bagi tanaman. Air sebagai komponen primer yang dibutuhkan tanaman selain unsur hara,  cahaya dan udara. Peranan air sangat banyak diantaranya sebagai senyawa protoplasma, media bagi reaksi metabolisme, fotosintesis dan proses hidrolitik. Air juga berperan sebagai turgiditas atau aktivitas sel mengembang atau membengkak, mempertahankan bentuk daun aktivitas stomata serta pergerakan struktur tanaman.


Membangun sistem irigasi tentunya tidak mudah. Memerlukan biaya investasi besar dengan kembalinya modal tinggi bila aktivitas pertanian ini dilakukan dengan optimal dan dikelola dengan baik. Sehingga akan menghasilkan produksi pertanian sesuai dengan target produksi komoditas yang diinginkan.


Sistem Sumber Air Irigasi

1. Sistem Gravitasi dimana air dari sumber dipompa ke penampungan kemudian dialirkan secara gravitas ke setiap jalur tanaman. Keunggulannya debit air yang dihasilkan kecil dan stabil.

2 Sistem Tekanan Pompa dimana air dipompa langsung dari sumber atau reservoir ke jaringan pipa menggunakan tekanan mesin pompa.

Densitas selang irigasi pertanian menggambarkan tekanan air yang cukup untuk memindahkan air dari sumber ke tanaman. Terdapat dua jenis yaitu high density polyethylenen (HDPE) dan low density polyethylenen (LDPE). HDPE umumnya kaku, kuat dan tahan tekanan tinggi. Fungsi utama di lahan pertanian banyak digunakan sebagai pipa induk pembawa air dari pompa. LDPE umumnya lentur, mudah dilubangi menggunakan punch atau alat pembolong LD fungsinya digunakan sebagai selang pembagi langsung ke akar dengan iritasi tetes. 


Komponen Utama dalam Irigasi Rumah Kaca

1. Sumber air tampungan
2. Filter air irigasi
3. Pipa utama
4. Pipa pembagi
5. Selang PE ukuran 16 mm (low density)
6. Selang PE ukuran 5 mm (low density)

Instalasi Irigasi Tetes untuk Pertanaman Greenhouse
1. Pipa utama (biasanya menggunakan PVC) 2" atau 1" dilubangi agar dapat dihubungkan dengan pipa pembagi.
2. Offtake konektor atau mini valve untuk pipa pembagi. 
3. Pipa pembagi dilubangi agar dapat dihubungkan dengan selang PE.
4. Selang PE 16 mm dilubangi dihubungkan dengan konektor PXT.
5. Selang PE 5 mm sudah dapat digunakan untuk drip atau tetes ke media tanam.

Beberapa asesoris yang sering digunakan untuk mengubah aliran air;
1. Drip contohnya pressure compensating junior (PCJ) drip 2 L/jam, 4 L/jam dan 8 L/jam.
2. Regulating stake
3. Sprinkler
4. Misting atau kabut irigasi dari atas.

Post a Comment

Previous Post Next Post